Kamis, 31 Desember 2015

Darkness

Sedikit bernostalgia pada hari dimana aku menangis untuk satu tujuan. . .
dimana keinginan kuatku untukmelanjutkan pendidikan terhalang dengan kondisi keluarga yang rumit..
jujur saat itu aku masih belum memikirkan jauh ke depan, yang aku pikirkan adalah aku dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, karena aku merasa aku lebih berarti di dunia pendidikan.. lebih berguna dan lebih dihargai, saat berada ditengah masyarakat akuhanya dipandang sebagai seorang yang hanya memikirkan studi, seseorang yang tak tau apa-apa, seseorang yang hanya dapat berguna saat proses pendidikan berlangsung.

Rabu, 24 Juni 2015

Terjebak di jalan cinta

Aku hanya orang biasa, kehidupanku jauh dari kata normal dalam sisi agama..
mungkin sifatku selalu mengikuti orang lain yang membawa ku kesini..

dimulai dari di ajak untuk sholat bersama di mushola kecil disamping kampus,
dikenalkan dengan senior-senior yang tak pernah dibayangkan. 
ya, yang aku bayangkan selama ini senior adalah sesosok orang-orang yang galak yang memiliki hobi "Menyiksa" mahasiswa baru dengan suara-suara keras dan tampang garangnya.